Aula pameran dagang internasional modern sebelum dibuka, melambangkan agenda pameran 2026 antara Arab Saudi dan Indonesia

Pameran dagang adalah jalan terpendek yang diketahui pelaku usaha untuk bertemu puluhan pemasok atau pembeli dalam beberapa hari, dengan biaya jauh lebih rendah daripada perjalanan perorangan yang terpencar. Dan 2026 membawa agenda padat antara Arab Saudi dan Indonesia yang layak direncanakan sejak dini, terutama setelah perjanjian 2025 meningkatkan perhatian kedua pihak satu sama lain.

Berikut persinggahan utama di kedua negara, mengapa masing-masing penting, dan bagaimana bersiap menghadapinya.

Di Indonesia: gerbang menuju pemasok

Indonesia International Halal Industries Expo (Halal Indo 2026)
Digelar pada September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City dekat Jakarta. Inilah persinggahan paling sesuai bagi yang mengimpor pangan, kosmetik, atau suplemen halal, dan bagi yang mencari produsen dengan sertifikasi yang masih berlaku. Kepentingannya berlipat seiring kewajiban sertifikasi halal bagi sebagian besar produk di Indonesia, yang membuat barang yang dipamerkan termasuk paling siap bagi pasar Saudi.

Trade Expo Indonesia, penyelenggaraan keempat puluh satu
Digelar pada Oktober 2026 di pusat yang sama. Inilah pameran ekspor terbesar Indonesia dan yang terluas sektornya: pangan, furnitur, tekstil, karet, kertas, dan barang industri. Skalanya saja menunjukkan nilainya: penyelenggaraan 2025 mencatat transaksi mendekati USD 23 miliar dengan kehadiran lebih dari 34 ribu pengunjung, termasuk lebih dari 8 ribu pembeli dari 131 negara.

Yang menarik, Kementerian Perdagangan Indonesia menyampaikan undangan tegas kepada perusahaan Saudi untuk menghadiri kedua penyelenggaraan itu, yang menandakan kesiapan memudahkan pertemuan dan mengatur janji temu lebih awal bagi yang mendaftar dini.

Di Arab Saudi: gerbang menuju pembeli

ASEAN Expo Arab Saudi 2026
Digelar pada Agustus 2026 di Jeddah, dengan paviliun negara-negara ASEAN termasuk paviliun Indonesia. Inilah acara paling dekat secara geografis bagi pelaku usaha Saudi yang ingin bertemu pemasok Indonesia tanpa bepergian, dan disertai acara khusus bagi usaha kecil dan menengah Indonesia.

Pameran pangan di Riyadh
Riyadh menjadi tuan rumah dua pameran utama sektor pangan sepanjang 2026: The Saudi Food Show pada September, danSaudi Food Expo pada November, keduanya di Riyadh Front Exhibition and Conference Centre. Keduanya adalah panggung alami bagi produk Indonesia yang mencari distributor Saudi, dan bagi importir Saudi yang mencari sumber baru.

Catatan praktis tentang waktu

September 2026 padat: pameran halal di Jakarta dan pameran pangan di Riyadh jatuh pada bulan yang sama, terpaut beberapa hari. Siapa yang membidik sektor pangan sebaiknya memilih, atau membagi timnya, alih-alih menemukan benturan itu pada saat terakhir.

Urutan logis bagi yang memulai dari nol: hadiri ASEAN Expo di Jeddah lebih dahulu pada Agustus, karena paling murah dan paling dekat, dan gunakan untuk menyaring calon pemasok; lalu berangkat ke Jakarta pada Oktober dengan daftar nama yang jelas alih-alih berkeliling acak di antara ribuan stan.

Cara bersiap sebelum memesan

Pastikan tanggal langsung dari penyelenggara. Tanggal pameran berubah, dan situs agregator tidak selalu diperbarui. Bersandarlah pada situs resmi pameran sebelum memesan tiket atau hotel.

Tetapkan sasaran berangka. “Saya ingin melihat pasar” bukan sasaran. “Saya ingin sepuluh pemasok memenuhi syarat di tiga kategori” adalah sasaran yang bisa diukur setelah pameran.

Mintalah janji temu sebelum berangkat. Peserta pameran terbaik jadwalnya penuh pada hari pertama. Yang menyurati mereka berpekan-pekan sebelumnya mendapat sesi; yang sekadar lewat di depan stan mendapat brosur.

Siapkan profil dalam bahasa Inggris yang memuat apa yang Anda beli atau jual, perkiraan volume, dan persyaratan sertifikat Anda. Satu halaman yang jelas membuka pintu yang tidak dibuka percakapan umum.

Perhitungkan apa yang datang setelah pameran. Nilai sesungguhnya bukan pada pertemuan, melainkan pada tindak lanjut selama dua pekan sesudahnya. Siapa yang tidak menyisihkan waktu untuk itu menyia-nyiakan seluruh biaya perjalanan.

Catatan: tanggal dan lokasi dihimpun dari sumber resmi penyelenggara saat tulisan ini dibuat, dan sebaiknya dikonfirmasi secara resmi sebelum mengatur perjalanan.

Dewan Bisnis Saudi-Indonesia memantau agenda pameran di kedua negara dan mengatur partisipasi bersama bagi anggotanya. Daftarkan minat Anda pada pameran yang sesuai kegiatan usaha Anda.

Scroll to Top